Jumat, 23 Mei 2014

Kawah Raksasa Akibat Tabrakan Meteor

PokerKiuKiu Agen Judi Poker dan Domino Uang Asli Indonesia - Sebuah lubang menganga seperti kawah dapat tercipta ketika sebuah meteor, asteroid atau komet jatuh menghantam sebuah planet atau bulan. Seluruh objek yang ada dalam tatasurya kita sudah seringkali dibombardir oleh meteorid sepanjang sejarah. Hantaman-hantaman oleh Meteorid ini dapat kita saksikan pada permukaan bulan, Mars, ataupun Merkurius, sedangkan di bumi? bumi kita zaman dulu juga pernah kejatuhan beberapa benda dari langit bahkan beberapa diantaranya menyebabkan catastrophy, berbeda dengan bulan yang masih jelas bisa dilihat bekas tumbukan meteor, di bumi banyak yang hilang akibat proses geology ataupun erosi.

Walaupun begitu saat ini di bumi masih bisa diliat kurang lebih 170 kawah terresterial yang telah diidentifikasi, ukurannya ada yang berkisar hanya puluhan meter hingga 300 km dan usia nya ada yang dari 2 milyard tahun lalu hingga kemasa sekarang. Sahabat anehdidunia.com kawah yang ditampilkan dalam tulisan kali ini relatif kecil dan usianya masih cukup muda selain itu kawah-kawah tersebut lebih mudah untuk dikunjungi. Sebagai contoh untuk kawah terbesar akibat tumbukan meteor adalah kawah Cicxulub yang memiliki diameter 180km, imbas dari tumbukan ini adalah terjadinya perubahan alam sekaligus penyebab utama musnahnya Dinosaurus dimuka bumi. Lihat juga Penipu Paling Lihai Di Dunia

05. Tswaing Crater



Tswaing crater terbentuk sekitar 220 ribu tahun lalu kemungkinan terjadi akibat tumbukan batu meteor atau chondrite. Ditengah-tengah kawah ini tercipta sebuah danau yang terisi oleh air hujan dan mata air, dahulu tempat ini merupakan tempat buat masyarakat kuno untuk mencari garam dimana suku Tswana menyebut daerah ini sebagai Tswaing (Tempat garam = Place of Salt)

04. Pingualuit Crater



Kawah ini terbentuk 1.4 juta tahun silam oleh sebuah meteor yang efek tumbukannya memiliki kekuatan setara dengan 8500 bom atom yang dijatuhkan di hirosima dan nagasaki. Kawah ini memiliki diameter 3.44 km dan memiliki ketinggian 160m dari tundra yang ada dibawahnya, kawah ini juga memiliki kedalaman sekitar 400m. Danau yang ada dibagian bawah kawah juga memiliki kedalaman 270m dan berisi air yang paling murni didunia. Kawah ini baru ditemukan pada tahun 1943 dalam sebuah operasi penelitian metereology, kata Pingualuit dalam bahasa lokal penduduk setempat mempunyai arti "dimana tanah naik".

03. Amguid Crater



Kawah ini merupakan salah satu kawah termuda yang tercipta akibat tumbukan meteor. Kawah ini tercipta 100 ribu tahun lalu terletak didaerah terpencil barat daya Aljazair. Kawah tumbukan meteorit ini memiliki bentuk lingkaran hampir sempurna dengan diameter 450 m dan kedalaman 30m. bagian atas dari bibir kawah ini tertutupi oleh pasir sedangkan dasar kawah adalah datar dan terisi oleh Agen Poker Online Texas Poker yang padat.

02. Wolfe Creek Crater



Kawah yang terbentuk akibat tumbukan meteorit 300 ribu tahun lalu ini berlokasi di Australia, kawah ini memiliki diameter 875 m dan kedalaman 120m. Sejumlah besi meteorit telah ditemukan disekitar lokasi kawah, sementara itu manusia modern baru mengetahui kawah ini pada tahun 1947 saat dilakukan survey udara meskipun orang-orang Aborigin telah mengetahui akan kawah ini sejak ribuan tahun lalu.

01. Barringer Crater



Barringer dikenal sebagai salah satu kawah tumbukan meteorit yang masih terawat dan asli tidak begitu banyak berubah sejak terjadi tumbukan.Kawah ini mengambil nama seorang ilmuwan yakni Daniel Barringer yang merupakan orang yang pertamakali membuat pernyataan bahwa kawah tersebut akibat tumbukan meteor. Kawah ini secara kepemilikan masih dikuasai oleh keluarga Barringer dan memiliki nama lain yakni Meteorite Crater atau Arizona Crater. Ukuran Barringer crate adalah berdiameter 1.2km dan memiliki kedalaman 170m dengan tanggul yang lebih tinggi 45 m dari dataran sekitarnya. Kawah ini terletak didekat kota Flagstaff, Arizona dan usianya diperkirakan berkisar 40 ribu tahun. Meteorit yang menghantam diperkirakan berukuran 50m dan memiliki berat beberapa ratus ribu ton.Selain itu penelitian terbaru menyebutkan bahwa meteor yang menghantam kawasan tersebut dengan kecepatan 12,8 km/detik.


Source
http://mascandu.com
http://candu-webs.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar